Surat Maya Untuk Ibu
Untuk ibuku tersayang yang telah
berkorban banyak untuuk ketiga anakmu ini. Hatimu sangat mulia sekali bu, tidak
pernah kulewatkan sekalipun untuk tidak
menyebutmu dalam setiap sujudku. Doa doa yang terus mengalir untukmu takkan pernah
terputus dari anak manjamu ini. Mungkin aku sering membuatmu khawatir bu, maaf.
Mungkin aku sering menghilang tiba – tiba bu, maaf. Tapi memang aku terkadang
tertutup, aku tidak ingin ibu mengetahui
apa -apa yang aku lakukan sekalipun itu adalah hal baik, tapi itu semua aku
lakukan untukku untuk adek adeku agar tidak menambah bebanmu menjadi lebih
berat. Karna aku menyadari betapa beratnya menjadi tulang punggung dalam sebuah
keluarga.
Setiap aku pergi kau selalu
menanyaiku “ pergi kamana nak” .
Aku hanya menjawab “ bertemu
teman”
Iya bu memang benar aku bertemu
banyak teman diluar sana, dan dari teman – teman ku itu aku mendapatkan sedikit
penghasilan untuk sedikit meringankan bebanmu.
Teman – temanku banyak bu .. mereka ada yang
kelas 1 sd mereka ada yang kelas 4 sd dan mereka juga ada yang kelas 3 sma.
Banyakkan bu? Mereka teman sekaligus murid privatku yang tidak pernah kau
ketahui sekama ini. Ada lagi bu .. mereka yang dari boyolali, mereka yang dari
karanganyar entah siapa namanya aku lupa, tapi mereka adalah temanku, meskipun
kita hanya bertemu satu Sali saja. Saat aku mengatar barang yang mereka beli
dari ku secara online, yah aku sudah menganggapmu teman pembeli. Mungkin ibu
tau aku berlama lama bermain hp bermain laptop tapi ibu tidak pernah tau bahwa
itulah salah satu caraku untuk sedikit mengurangi beban dipundak kanan dan
pundak kirimu.
Bu aku tidak ingin ibu mengetahui
ini, karna aku tidak inginn membuat ibu
terlalu khawatir dengan semua kegiatan yang aku lakukan. Ibu you are the best,
aku janji aku bakal berusaha lulus cepet, dapat pekerjaan mapan dan
menggantikanmu sebagai tulang punggung rumah mungil ini untuk ibu dan untuk
adek adeku syaiful dan auliya . Insyaalloh bu.
Doakan anakmu selalu ibu.








0 komentar:
Posting Komentar