Yang aku tau aku benarbenar mencintaimu. Tanpa isyarat kata dan tanpa alasan mas. Tak peduli mawar akan mekar dimusim yang mana. Aku menunggu, dibalik tirai hingga musim berganti sambil menyeduh pahit manis kopi malam itu. Sudah sekian kali aku berkata "pergi saja, cari dia yang lebih baik dari aku, aku masih bnyak kekurangan, kmu tak akan bisa menerima kekuranganku" sekian kali aku berkatata hal yang sama. Tapi kamu selalu berbaik hati, menerimaku, mempertahankanku.
Awalnya aku hanya bermimpi. Mimpi itu bunga tidur, sama halnya negri dongeng yang tak akan pernah menjadi nyata. Seperti putri salju yang menjadi hidup setelah pangeran menciumnya. Semuanya ada dinegri dongeng, dongeng tak pernah nyata. Tapi kali ini dongengku benar benar nyata dan hidup, dan aku berharap menemukan titik akhir cerita yang bahagia seperti dongeng dongen kala itu. Semoga.
Dongeng Masa Kini
09.03 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar